Manusia dan Keindahan
Rommy Gustiawan Chandra Pratama
15117393
1KA15
Ilmu Budaya Dasar
Materi Minggu ke-5
Nama Dosen: Budi Prijanto
Dibuat manual dengan menggunakan kode HTML langsung dari Blogger, bukan dengan meng Copy-Paste dari Microsoft Word ke Blogger, dengan tujuan agar tulisan rapi.
Isi materi dicari satu-persatu sesuai dengan Satuan Acara Perkuliahan, dengan bersumber dari berbagai macam blog, dan bukan dengan meng Copy-Paste materi utuh milik teman sekelas.
Dipublikasikan pada tanggal 10 Juni 2018
A. Keindahan
1. Pengertian Keindahan
Keindahan adalah sesuatu yang membuat diri maupun hati manusia terkagum-kagum akan suatu pesona dari manusia, benda, lingkungan tempat tinggal maupun pemandangan alam yang dilihatnya. Keindahan identik dengan sesuatu hal yang manusia tersebut baru melihatnya pertama kali, misalkan manusia tersebut pergi ke suatu tempat di pesisir pantai yang berada jauh dari tempat tinggalnya yang belum pernah ia datangi sebelumnya. Dan setiap keindahan itu tergantung pada selera orang masing-masing.
2. Perbedaan Keindahan Sebagai Suatu Kualitas Abstrak dan Sebagai Sebuah Banda Tertentu yang Indah
Keindahan sebagai sesuatu yang abstrak sering diartikan sebagai keindahan yang tidak terlihat, keindahan dari sebuah kejujuran, keindahan dari sebuah kasih sayang, bahkan keindahan dari kenikmatan yang diberikan Tuhan kepada makhluk-makhluk ciptaannya.
Keindahan pada suatu benda yang indah adalah keindahan yang dapat dirasakan dalam segi visual ataupun pendengaran, batas keindahan akan berhenti pada sesuatu yang indah dan bukan pada keindahan itu sendiri. Keindahan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah, sedangkan yang tidak ada unsur keindahannya tidak mempunyai daya tarik. Arti keindahan dalam sesuatu dapat berkaitan dengan keindahan bentuk dan warna.
3. Pengertian Keindahan dalam Arti Luas
Keindahan dalam arti luas menurut The Liang Gie, mengandung gagasan tentang kebaikan. Dari pemikiran Plato, yang menyangkut adanya watak yang indah dan hukum yang indah. Dari pemikiran Aristoteles yang melihat keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan. Tetapi bangsa Yunani juga mengenal pengertian keindahan dalam arti estetik disebutnya “Syimmetria”, untuk keindahan berdasarkan penglihatan, jadi pengertian yang seluas-luasnya meliputi: Keindahan Seni, Keindahan Alam, Keindahan Moral, dan Keindahan Intelektual.
4. Nilai Estetik
Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan disebut nilai estetik. Dalam bidang filsafat, istilah nilai sering kali dipakai sebagai suatu kata benda abstrak yang berarti keberhargaan (worth) atau kebaikan (goodness).
5. Perbedaan Nilai Eksintrik dan Nilai Intrinsik
- Nilai Eksintrik
Sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya, yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu.
Contohnya adalah puisi. Bentuk puisi yang terdiri dari bahasa, diksi, baris, sajak, dan irama itu yang disebut sebagai nilai ekstrinsik.
- Nilai Intrinsik
Sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.
Contohnya adalah pesan puisi yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui puisi itu sendiri disebut nilai intrinsik.
6. Pengertian Kontemplasi dan Ekstansi
- Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah yang merupakan suatu proses bermeditasi merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai, makna, manfaat dan tujuan, atau niat suatu hasil penciptaan.
- Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan, dan menikmati sesuatu yang indah.
B. Renungan
7. Teori-teori Renungan
- Teori Pengungkapan
Dalil dari teori ini ialah bahwa “Art is an expression of human feeling” (Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.
- Teori Metafisik
Merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada makna yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.
- Teori Psikologis
Salah satunya ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903). Seni merupakan semacam permainan yang menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.
C. Keserasian
8. Teori-teori Keserasian
- Teori Objektif dan Teori Subjektif
Teori objektif menyatakan bahwa keindahan atau ciri-ciri yang menciptakan nilai estetika adalah sifat yang memang melekat dalam bentuk indah yang bersangkutan. Pendukung teori objektif salah satunya adalah Plato, Hegel. Teori subjektif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri seseorang yang mengamati suatu benda. Pendukungnya adalah Henry Home, Earlof Shaffesburry.
- Teori Perimbangan
Dalam arti yang terbatas yakni secara kualitatif yang di ungkapkan dengan angka-angka, keindahan hanyalah kesan yang subjektif sifatnya dan berpendapat bahwa keindahan sesungguhnya tercipta dan tidak ada keteraturan yakni tersusun dari daya hidup, pengembaraan, pelimpahan, dan pengungkapan perasaan.
D. Penutup
9. Kesimpulan
Pada dasarnya keindahan yang dapat dirasakan setiap manusia berbeda-beda tergantung dari pandangan manusia tersebut akan suatu hal yang dapat membuatnya merasa tenteram dan nyaman. Hal yang membuat pandangan dari masing-masing manusia berbeda-beda adalah kadar pengetahuan manusia itu sendiri akan nilai estetika. Seseorang yang mempunyai konsep keindahan mampu berimajinasi, rajin, dan kreatif dalam menghubungkan benda yang satu dengan yang lainya.
10. Komentar
Menurut Saya, keindahan saling berhubungan dengan manusia. Keindahan dapat berupa bentuk atau perasaan senang akan sesuatu. Keindahan sangat penting dalam kehidupan, karena keindahan akan membawa warna kepada kehidupan, tanpa keindahan semua hal akan terasa hambar. Sebagai manusia kita harus saling menjaga keindahan-keindahan yang Tuhan berikan kepada kita dalam berbagai bentuk di dunia ini dan juga keindahan-keindahan yang sesama manusia buat.

Komentar
Posting Komentar