Manusia dan Cinta Kasih
Rommy Gustiawan Chandra Pratama
15117393
1KA15
Ilmu Budaya Dasar
Materi Minggu ke-4
Nama Dosen: Budi Prijanto
Dibuat manual dengan menggunakan kode HTML langsung dari Blogger, bukan dengan meng Copy-Paste dari Microsoft Word ke Blogger, dengan tujuan agar tulisan rapi.
Isi materi dicari satu-persatu sesuai dengan Satuan Acara Perkuliahan, dengan bersumber dari berbagai macam blog, dan bukan dengan meng Copy-Paste materi utuh milik teman sekelas.
Dipublikasikan pada tanggal 10 Juni 2018
A. Pengertian Cinta Kasih
1. Cinta Kasih
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwa Darminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan, dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasih.
2. Unsur tentang Cinta
- Keterikatan
Adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia.
- Keintiman
Adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara Anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak, ibu, saudara digantikan dengan sekedar memanggil nama atau sebutan sayang dan sebagainya.
- Kemesraan
Adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen jika lama tidak bertemu, adanya ungkapan-ungkapan rasa sayang dan seterusnya.
3. Unsur dalam Segitiga Cinta
- Intimasi
Intimasi adalah aspek emosi dari cinta. Intimasi pada awal hubungan tumbuh dengan baik, tetapi jika tidak dirawat bisa menurun ke titik nol. Bila relasi dan komunikasi tidak bertumbuh dengan baik intimasi menjadi mati.
- Passion atau Gairah
Ini adalah sisi motivasi dari segitiga cinta itu. Sisi gairah ini punya peranan penting bagi perkembangan fisiologis dan keinginan yang kuat untuk bersatu dengan yang dicintai. Pada mulanya passion bertumbuh cepat dan sangat kuat, sampai tidak lama kemudian passion ini jadi kebiasaan. Passion punya segi motivasi yang berkekuatan positif. Inilah yang memikat Anda kepada seseorang. Ini cepat berkembang dan bisa juga cepat mati. Sisi negatifnya adalah jika hubungan sudah saling menyakitkan maka daya tarik tadi lama kelamaan memudar.
- Sisi Komitmen
Ini merupakan sisi kognitif dari cinta. Komitmen adalah tekad untuk memelihara cinta. Komitmen ini bertumbuh mulai dari taraf nol saat pertama kali bertemu dengan yang dicintai, dan bertumbuh ketika semakin saling mengenal satu dengan lainnya. Kuncinya saling mengenal dan menghargai. Bila relasi melemah maka komitmen juga cenderung melemah.
4. Tingkatan Cinta
- Cinta tingkat tertinggi, adalah cinta kepada Tuhan.
- Cinta tingkat menengah, adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, suami atau istri, dan kerabat.
- Cinta tingkat menengah, adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, suami atau istri, dan kerabat.
B. Cinta Menurut Ajaran Agama
5. Berbagai Bentuk Cinta
- Cinta Diri
Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Manusia senang untuk tetap hidup, mengembangkan potensi dirinya, dan mengaktualisasikan diri. Di antara gejala yang menunjukkan kecintaan manusia terhadap harta, yang dapat merealisasikan semua keinginannya dan memudahkan baginya segala sarana untuk mencapai kesenangan dan kemewahan hidup. Namun hendaknya cinta manusia pada dirinya tidaklah terlalu berlebih-lebihan dan melewati batas. Sepatutnya cinta pada diri sendiri ini diimbangi dengan cinta pada orang lain dan cinta berbuat kebajikan kepada mereka.
- Cinta kepada Sesama Manusia
Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainya, tidak boleh ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Pun hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta dan kasih sayang pada orang-orang lain. Al-Quran juga menyeru kepada orang-orang yang beriman agar saling mencintai seperti cinta mereka pada diri mereka sendiri. Dalam serun itu sesungguhnya terkandung pengarahan kepada para mukmin agar tidak berlebih-lebihan dalam mencintai diri sendiri.
- Cinta Seksual
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerja sama antar suami dan istri. Ia merupakan faktor primer bagi kelangsungan hidup keluarga.
- Cinta Kebapakan
Mengingat bahwa antara ayah dengan anak-anaknya tidak terjalin oleh ikatan-ikatan fisiologis seperti yang menghubungkan si ibu dengan anak-anaknya.
- Cinta kepada Rasul
Cinta kepada Rasul yang diutus Allah sebagai rahmah bagi seluruh alam semesta, menduduki peringkat ke dua setelah cinta kepada Allah. Ini karena Rasul merupakan ideal sempurna bagi manusia baik dalam tingkah laku, moral, maupun berbagi sifat luhur lainya.
- Cinta kepada Allah
Puncak cinta manusia yang paling bening, jernih dan spiritual ialah cintanya kepada Allah dan kerinduannya kepada-Nya. Tidak hanya dalam shalat, pujian, dan doanya saja, cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Allah akan membuat cinta itu menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkannya dalam kehidupannya dan menundukkan semua bentuk kecintaan lainya. Sebab dalam pandangannya semua wujud yang ada sekelilingnya mempunyai manifestasi dari Tuhan-nya yang membangkitkan kerinduan-kerinduan spiritualnya dan harapan kalbunya.
6. Ayat-ayat Al-Quran tentang Cinta
- QS Al-Fatihah : 1
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
- QS Ali 'Imran : 31
“Katakanlah (wahai Rasulullah), Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.”
- QS Maryam : 96
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah[911] akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang."
C. Kasih Sayang
7. Pengertian Kasih Sayang
Kasih sayang adalah suatu sikap saling menghormati dan mengasihi semua ciptaan Tuhan baik makhluk hidup maupun benda mati seperti menyayangi diri sendir berlandaskan hati nurani yang luhur.
8. Macam-macam Cinta Kasih dari Orang Tua
- Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif.
- Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif.
- Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat pasif.
- Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif.
9. Contoh-contoh tentang Kasih Sayang
- Kasih sayang Tuhan kepada makhluknya, yaitu dengan memberikan Anugerah kepada semua makhluknya, baik manusia, hewan, tumbuhan, baik mereka beriman atau yang tidak beriman sekalipun, entah itu udara, makanan, air maupun berupa harta, karena kita sebagai makhluk hidup sudah di berikan Anugerah oleh Tuhan. Maka kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang telah diberi kasih dan sayang oleh-Nya supaya kita bertakwa, yaitu dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi larangan-larangannya.
- Kasih sayang antara orang tua dengan anaknya, yaitu Ibu yang telah melahirkan anak, dan ayah yang menafkahinya, keduanya merawat dan mendidik anaknya sehingga tumbuh dewasa, maka anak tadi membalas kebaikan kedua orang tuanya dengan menghormati, taat, mendoakan, atau pula merawat kedua orang tuanya ketika sudah tua.
- Kasih sayang antara sesama manusia, yaitu saling menghormati, menghargai, toleransi dan tolong menolong antar sesama manusia tanpa melihat banyaknya perbedaan seperti perbedaan suku, bangsa dan agama.
- Kasih sayang antara seseorang dengan lawan jenisnya, yaitu kasih sayang seorang laki-laki kepada wanita ataupun sebaliknya, yang pada akhirnya menimbulkan perasaan yang lebih mendalam, yaitu cinta. Namun cinta tersebut bukanlah cinta yang halal, dan untuk menghalalkan cinta tadi harus dengan ikatan pernikahan, karena cinta di luar pernikahan itu sangat berpotensi menimbulkan zina yang hal tersebut dilarang oleh agama.
- Kasih sayang manusia terhadap makhluk lain, yaitu dengan tidak semena-mena terhadap hewan atau tumbuhan dan tidak membunuh ataupun merusaknya. Karena hewan dan tumbuhan adalah ciptaan Tuhan agar kita menjaga dan memeliharanya agar tidak punah atau pun habis untuk kehidupan yang akan datang.
D. Kemesraan
10. Pengertian Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga. Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang yang mendalam. Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang telah mendalam. Cinta yang berlanjut menimbulkan pengertian mesra atau kemesraan. Kemesraan adalah perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Kemesraan dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan bakatnya.
11. Puisi tentang Kemesraan
"Arti Cinta"
Karya: Fransesco
Sedari dulu kukatakan semuanya
Ada cinta yang merekah di hati
Bukan sekedar kobaran yang merekah
Membakar jiwa yang melelah
Dan menanti kepastian yang memudar
Arti cinta sejati yang kutemukan
Sejatinya tak ada pada kata-kata
Tiada melekat dalam samudera
Dan tenggelam laksanakan matahari
Serta merta merekah bersama cakrawala
Cinta sejati adalah yang mengerti
Mau memahami bahwa dunia itu berarti
Dan hilangkan rasa gundah meski mendengki
Sengat dunia yang meracun, tiada goresan
Tapi cinta yang membelai
Bekasnya kan slalu terukir
Indah buruk rupanya jua
Cinta tak seburuk dari tuah kita
E. Pemujaan
12. Pengertian Pemujaan
Pemujaan adalah di mana kita memuja atau mengagungkan sesuatu yang kita senangi. Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur, memuja pada agama tertentu dan kepercayaan yang ada, seperti pemujaan pada leluhur adalah suatu kepercayaan bahwa para leluhur yang telah meninggal masih memiliki kemampuan untuk ikut mempengaruhi keberuntungan orang yang masih hidup. Dalam beberapa budaya Timur, dan tradisi penduduk asli Amerika, tujuan pemujaan leluhur adalah untuk menjamin kebaikan leluhur dan sifat baik pada orang hidup, dan kadang-kadang untuk meminta suatu tuntunan atau bantuan dari leluhur. Fungsi sosial dari pemujaan leluhur adalah untuk meningkatkan nilai-nilai kekeluargaan, seperti bakti pada orang tua, kesetiaan keluarga, serta keberlangsungan garis keturunan keluarga.
F. Belas Kasih
13. Pengertian Belas Kasih
Belas kasih merupakan sebuah perwujudan dari suatu perasaan yang datang dari lubuk hati yang mendalam kepada orang lain meskipun orang lain tersebut adalah orang yang asing di dalam hidupnya. Belas kasih bersifat universal yang berarti kepada siapa saja kita boleh dan mampu menumpahkan belas kasih kita kepada orang yang sesuai mendapatkannya.
14. Cara-cara Menumpahkan Belas Kasih
Begitu banyak cara yang dapat dilakukan bagi kita untuk menunjukkan kepedulian kita kepada orang lain. Kita dapat menumpahkan belas kasih dalam bentuk sebuah materi dan sebuah non materi, belas kasih berupa materi biasanya berbentuk suatu benda yang dapat membantu dalam kehidupannya dan belas kasih dalam non materi dapat berupa sebuah jasa atau sebagainya yang membantunya ke arah yang lebih baik.
Yatim piatu, orang-orang jompo yang tidak mempunyai ahli waris, pengemis yang benar-benar tidak mampu bekerja. orang sakit di rumah sakit, orang cacat, masyarakat kita yang hidup menderita dan sebagainya adalah orang-orang yang wajib mendapatkan sebuah belas kasih karena di jaman seperti sekarang ini sudah jarang sekali individu yang menaruh belas kasih kepada orang-orang tersebut.
G. Cinta Kasih Erotis
15. Pengertian Cinta Kasih Erotis
Cinta erotis adalah kehausan akan penyatuan sempurna akan penyatuan dengan yang lainnya. Keinginan untuk bersatu dan berteman dengan lawan jenis, untuk menghilangkan sepi atau untuk menenangkan suatu naluri seksual. Cinta kasih dapat merangsang keinginan untuk bersatu secara seksual. Namun apabila penyatuan fisis tadi tidak dilandasi oleh cinta kasih maka hanya akan membawa pada penyatuan yang bersifat pesta pora dan sementara saja.
Cinta kasih erotis, apabila benar-benar sebuah cinta sejati, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi lawan jenisnya. Cinta ini terjadi antara dua orang anak manusia berlainan jenis, yang ingin menyatukan diri mereka untuk mengisi kekosongan hidup dan sebagai teman hidup dalam mengarungi bahtera kehidupan.
H. Penutup
16. Kesimpulan
Manusia pada hakikatnya tidak akan dapat terpisahkan dari cinta kasih. Cinta dan kasih mengandung arti yang hampir sama tapi antara keduanya terdapat perbedaan, yaitu cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam, sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa mengarah kepada yang dicintai. Cinta itu mulia dan sangat indah. Sebagai manusia kita harus memberikan cinta kasih kita kepada sesama manusia, alam, dan Tuhan.
17. Komentar
Menurut Saya, cinta kasih itu harus dilakukan terlebih dahulu kepada diri kita sendiri, karena bagaimana kita bisa mencintai sesama manusia lainnya jika kita tidak bisa mencintai diri sendiri. Cinta kasih bukan hanya diberikan kepada lawan jenis namun juga harus diberikan kepada seluruh manusia lainnya, kepada alam, dan terlebih kepada Tuhan. Karena Tuhan-lah yang telah menciptakan semua hal yang ada di dunia ini.

Komentar
Posting Komentar